Tiga Kelompok Kecerdasan Tiruan Oleh Mohammad Fadhil Fadholi

Kecerdasan Tiruan telah menjadi salah satu cabang riset yang sangat aktif dan produktif bagi para ilmuwan dibidang komputer dan psikologi lebih dari 50 tahun. Pada umumnya Kecercasan Tiruan dapat dikelompokan dalam 3 bagian

TIGA KELOMPOK KECERDASAN TIRUAN

Kecerdsan Tiruan dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok sebagai berikut:

  1. Sistem berbasis pengetahuan (knowledge-based systems, KBS): model dinyatakan secara eksplisit dan dibangun menggunakan kata dan symbol
  2. Inteligensia berbasis komputasi (Computational intelligence, CI): model secara implisit yang dinyatakan dengan teknik-teknik numerik
  3. Hybrid (campuran)

Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS)

KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction systems. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia. Meskipun teknik berbasis simbol telah mengalami sukses untuk domainnya yang relatip sempit, namun ia tetap mengandung keterbatasan dalam hal kemampuan yakni sebatas mengatasi situasai-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. Model simbolik pada umumnya kurang baik untuk mengatasi masalah yang belum familiar

Inteligensia Berbasis Komputasi (CI)

CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman. Dalam hal ini, pengetahuan tidak secara eksplisit dinyatakan melainkan direpresentasikan melalui angka-angka (numeris) yang dapat disesuaikan seiring dengan bertambahnya ketelitian dari sistem. Termasuk dalam kategori ini adalah neural networks, genetic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidak pastian seperti fuzzy logic. Induction systems mengandung perhitungan numeris, sehingga dapat pula dikelompokan pada CI. CI juga sering disebut sebagai soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidak pastian (uncertainty), ketidak tepatan (imprecise), ambigu (ambigous), dan kabur (fuzzy) atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area).

Kecerdasan Tiruan Hybrid

Kelompok hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS atau sesama unsur CI atau kombinasi antara unsur KBS dengan unsur CI. Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat dari pada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri, jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya. Berbagai kombinasi telah banyak dilakukan, misalnya: gabungan antara expert systems dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case-based reasoning systems dengan expert systems.

Selengkapnya silahkan lihat pada Powerpoint berikut:


Soal dan jawaban dari materi ini

  1. Kecerdsan Tiruan dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok, yaitu:
    • Sistem berbasis pengetahuan (knowledge-based systems, KBS)
    • Inteligensia berbasis komputasi (Computational intelligence, CI)
    • Hybrid (campuran)
  2. Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS) meliputi teknik-teknik, sebutkan!
    • Rule-based
    • Case-based reasoning
    • Induction systems
  3. Apa yang termasuk kedalam teknik berbasis simbol?

    Keterbatasan dalam hal kemampuan yakni sebatas mengatasi situasai-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit

  4. Inteligensia Berbasis Komputasi (CI) berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara?

    Membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman

  5. Sebutkan yang termasuk dalam kategori Inteligensia Berbasis Komputasi (CI)!
    • Neural networks
    • Genetic algorithms dan algoritma optimasi yang lain
    • Teknik untuk mengatasi ketidak pastian seperti fuzzy logic
  6. Apa yang ada didalam Induction systems?

    Perhitungan numeris, sehingga dapat pula dikelompokan pada CI

  7. CI juga sering disebut sebagai soft computing, yaitu?

    Bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidak pastian (uncertainty), ketidak tepatan (imprecise), ambigu (ambigous), dan kabur (fuzzy) atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area)

  8. Apa yang dimaksud Kelompok hybrid?

    Campuran antara sesama unsur KBS atau sesama unsur CI atau kombinasi antara unsur KBS dengan unsur CI

  9. Tujuan penggabungan antara sesama unsur KBS atau sesama unsur CI atau kombinasi antara unsur KBS dengan unsur CI adalah?

    Untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat dari pada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri, jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya

  10. Sebutkan kombinasi yang telah dilakukan pada Kecerdasan Tiruan Hybrid!
    • Gabungan antara expert systems dan neural networks
    • Fuzzy logic dengan neural networks
    • Case-based reasoning systems dengan expert systems



Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertuang dalam Online Learning Uhamka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGAMATAN URL UHAMKA OLEH MOHAMMAD FADHIL FADHOLI (1903015179)

CARA KERJA KECERDASAN TIRUAN oleh Mohammad Fadhil Fadholi